Selain harga rumah, tenor juga memengaruhi besarnya angsuran. Berikut perbandingan ilustratif cicilan untuk pinjaman Rp150 juta dengan bunga 5% per tahun.
| Tenor | Perkiraan cicilan per bulan |
|---|---|
| 10 tahun | Rp1,59 juta |
| 15 tahun | Rp1,19 juta |
| 20 tahun | Rp990 ribu |
| 25 tahun | Rp877 ribu |
| 30 tahun | Rp805 ribu |
| 40 tahun | Rp724 ribu |
Simulasi menggunakan metode angsuran anuitas dengan asumsi bunga 5% per tahun. Tenor yang tersedia bergantung pada ketentuan program dan produk bank.
Semakin panjang tenor, semakin rendah cicilan bulanannya. Namun, total pembayaran selama masa kredit akan lebih besar jika tenor diperpanjang.
Pada Juni 2026, pemerintah menyetujui kebijakan perluasan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun, dengan bunga rumah subsidi tetap 5%. Penerapannya tetap perlu dikonfirmasi kepada bank penyalur saat pengajuan.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
+1
Berapa Gaji yang Dibutuhkan untuk Membayar Cicilan Rumah Subsidi?
Tidak ada satu nominal gaji yang otomatis menjamin pengajuan KPR subsidi disetujui. Bank juga mempertimbangkan pengeluaran, cicilan lain, riwayat kredit, dan kestabilan penghasilan.
Sebagai ilustrasi, jika seseorang memiliki cicilan rumah Rp1 juta per bulan, penghasilan Rp3 juta tentu memberikan ruang anggaran yang berbeda dibandingkan penghasilan Rp5 juta.
Sebaiknya, calon pembeli menghitung kemampuan membayar dengan memperhatikan:
- pengeluaran rumah tangga;
- cicilan kendaraan atau pinjaman lain;
- biaya listrik, air, dan internet;
- kebutuhan transportasi;
- biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga;
- dana darurat.
Jangan hanya mengandalkan batas maksimal penghasilan penerima subsidi. Batas penghasilan tersebut merupakan persyaratan program, bukan jaminan bahwa cicilan tertentu pasti terjangkau.
Apakah Cicilan Rumah Subsidi Bisa Kurang dari Rp1 Juta?
Bisa, bergantung pada jumlah pinjaman dan tenor.
Misalnya, dengan bunga 5% per tahun dan tenor 20 tahun, pinjaman sekitar Rp150 juta menghasilkan cicilan sekitar Rp990 ribu per bulan dalam simulasi anuitas.
Jika pinjamannya lebih kecil, angsurannya juga dapat lebih rendah. Uang muka yang lebih besar dapat mengurangi jumlah pinjaman, meskipun calon pembeli perlu mempertimbangkan dana yang harus disediakan di awal.
Sebagai pembanding, Bank Mandiri memublikasikan simulasi KPR FLPP dengan pinjaman Rp182 juta, tenor 20 tahun, dan bunga 5% per tahun, dengan cicilan sekitar Rp1.195.173 per bulan.
Bank Mandiri
Biaya yang Perlu Disiapkan Selain Cicilan
Jangan hanya menyiapkan uang untuk membayar cicilan bulanan. Ada sejumlah pengeluaran lain yang perlu diperhitungkan.
| Jenis biaya | Keterangan |
|---|---|
| Uang muka | Dibayarkan sesuai ketentuan pembiayaan |
| Biaya administrasi | Mengikuti ketentuan bank |
| Biaya provisi | Jika dikenakan oleh bank |
| Biaya notaris dan akad | Bergantung pada ketentuan transaksi |
| Biaya pindahan | Disesuaikan dengan kebutuhan |
| Perabot rumah | Sesuai kebutuhan keluarga |
| Listrik dan air | Pengeluaran rutin setelah menempati rumah |
Besarnya biaya dapat berbeda menurut bank, developer, dan transaksi. Mintalah rincian tertulis sebelum melakukan pembayaran agar tidak ada pengeluaran yang terlewat.
Cara Menghitung Cicilan Rumah Subsidi
Untuk memperkirakan angsuran, Anda perlu mengetahui tiga hal utama:
- Jumlah pinjaman setelah dikurangi uang muka.
- Suku bunga per tahun.
- Jangka waktu kredit.
Secara umum, cicilan anuitas dapat dihitung dengan rumus:
A=P(1+r)nā1r(1+r)nā
Keterangan:
- A = cicilan per bulan;
- P = jumlah pinjaman;
- r = suku bunga bulanan;
- n = jumlah bulan angsuran.
Untuk bunga 5% per tahun, suku bunga bulanan yang digunakan dalam simulasi adalah 5% dibagi 12. Hasil rumus merupakan perkiraan angsuran pokok dan bunga, bukan total biaya kepemilikan rumah.
Calon pembeli juga dapat menggunakan kalkulator KPR pada situs BP Tapera untuk melakukan simulasi berdasarkan harga properti, uang muka, dan tenor. BP Tapera menegaskan bahwa hasil kalkulator hanya perkiraan dan bukan persetujuan kredit dari bank.
BP Tapera
Tips Agar Cicilan Rumah Subsidi Tidak Memberatkan
Sebelum mengajukan KPR subsidi, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
- Pilih rumah sesuai kemampuan keuangan. Jangan hanya mempertimbangkan harga rumah, tetapi juga pengeluaran rutin setelah menempatinya.
- Pertimbangkan tenor dengan cermat. Tenor panjang dapat meringankan angsuran, tetapi memperpanjang masa utang.
- Kurangi cicilan lain jika memungkinkan. Pinjaman kendaraan dan pinjaman konsumtif dapat mengurangi ruang anggaran untuk cicilan rumah.
- Siapkan dana darurat. Jangan menghabiskan seluruh tabungan untuk uang muka dan biaya awal.
- Minta simulasi resmi dari bank. Gunakan angka dari bank sebagai acuan sebelum menandatangani akad.
Kesimpulan
Cicilan rumah subsidi per bulan bergantung pada harga rumah, jumlah pinjaman, bunga, dan tenor. Dengan bunga tetap 5% per tahun dan tenor 20 tahun, pinjaman Rp150 juta menghasilkan angsuran sekitar Rp990 ribu per bulan dalam simulasi anuitas.
Untuk pinjaman yang lebih besar, seperti Rp180 juta, cicilan diperkirakan sekitar Rp1,19 juta per bulan. Tenor yang lebih panjang dapat menurunkan cicilan, tetapi perlu dipertimbangkan bersama total kewajiban selama masa kredit.
Sebelum mengajukan KPR subsidi, pastikan cicilan sesuai kemampuan keuangan keluarga. Periksa juga uang muka, biaya awal, dan persyaratan bank agar pembelian rumah tidak membebani anggaran bulanan.
FAQ Cicilan Rumah Subsidi
1. Berapa cicilan rumah subsidi per bulan?
Cicilan bergantung pada jumlah pinjaman dan tenor. Sebagai contoh, pinjaman Rp150 juta dengan bunga 5% per tahun dan tenor 20 tahun memiliki cicilan sekitar Rp990 ribu per bulan.
2. Apakah cicilan rumah subsidi tetap sampai lunas?
Pada skema FLPP, bunga ditetapkan tetap sebesar 5% per tahun sesuai ketentuan program. Dengan skema angsuran yang sama, cicilan pokok dan bunga dapat diperkirakan tetap selama masa kredit.
3. Berapa uang muka rumah subsidi?
Uang muka KPR FLPP mulai dari 1% sesuai ketentuan program. Besarnya dana awal yang perlu disiapkan dapat lebih besar jika terdapat biaya transaksi lainnya.
4. Apakah rumah subsidi bisa dicicil selama 30 tahun?
Kebijakan pemerintah pada Juni 2026 menyetujui perluasan tenor FLPP hingga 40 tahun. Namun, ketersediaan tenor dan ketentuan penerapannya perlu dikonfirmasi kepada bank penyalur.
5. Apakah gaji Rp3 juta bisa mengajukan KPR subsidi?
Penghasilan Rp3 juta dapat memenuhi sebagian ketentuan penghasilan program, tetapi persetujuan kredit tetap bergantung pada hasil analisis bank dan kemampuan membayar pemohon.
6. Apakah cicilan rumah subsidi bisa kurang dari Rp1 juta?
Bisa. Jumlah cicilan dapat kurang dari Rp1 juta apabila jumlah pinjaman dan tenor menghasilkan angsuran sebesar itu. Sebagai ilustrasi, pinjaman Rp150 juta dengan bunga 5% dan tenor 20 tahun memiliki angsuran sekitar Rp990 ribu.
7. Apakah simulasi cicilan sudah termasuk biaya lainnya?
Belum tentu. Simulasi cicilan umumnya hanya menunjukkan angsuran pokok dan bunga. Biaya administrasi, provisi, notaris, dan kebutuhan lain perlu diperiksa secara terpisah.
8. Di mana bisa menghitung cicilan rumah subsidi?
Anda dapat menggunakan kalkulator KPR di situs BP Tapera atau meminta simulasi langsung dari bank penyalur. Hasil simulasi belum menjamin persetujuan kredit.
